Posts

BAYANGAN - Ikhlas El Qasr & Maya Azeezah

Image

JIKA KAU BERKISAH MENGENAI LUKA GUNUNG-GUNUNG - Puisi Tato A. Setyawan

Image

Satu Tempat Tanpa Kata Singgah - Zaldy Chan

Image

Pada Suatu Hari Nanti - Edo V Sinuhaji

Image

Puisi - Beberapa Tahun Lagi | Ikhlas El Qasr

Image

6 Aturan dalam Penulisan Dialog

Apa yang kita cari dalam sebuah cerpen atau novel? Kisah yang menarik, mungkin. Namun apakah menarik jika penulisannya kacau-balau? Saya pribadi, tidak, karena kisah yang menarik jika tidak didukung dengan penulisan yang baik dan benar, tidak akan membuat kisah tersebut jadi menarik. Begitu pula dengan narasi dan dialog. Keduanya harus seimbang dan tentu saja harus menggunakan kaidah kepenulisan yang baik dan benar. Kali ini secara praktis akan saya kupas mengenai seputar kepenulisan, khususnya tentang dialog. Dialog menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah percakapan (dalam sandiwara, cerita, dan sebagainya) atau karya tulis yang disajikan dalam bentuk percakapan antara dua tokoh atau lebih. Dialog sering kita temui dalam cerita pendek ataupun novel. Tujuannya adalah untuk membuat sebuah karya dan cerita menjadi hidup. Tanpa dialog rasanya bagai sayur tanpa garam. Pasti akan sangat membosankan, apalagi kalau narasi tidak dikemas secara apik. Dijamin orang yang membaca a...

Selayar Mantra Cinta

Selayar Mantra Cinta Duhai jiwa yang teduhnya mengalahkan rindangnya akasia. Yang pancaran auranya menyejukkan pandangan mata. Yang tenangnya setenang  air dalam telaga. "Adakah pesonamu masih kau tujukan untukku?" tanyamu. Sebilangan ranting sunyi yang meniti di kedalaman hati dan sejumlah batu resah yang telanjur basah. Demi apa kau tanya itu? Adakah kau tahu? Kaulah pesona itu Wujud nyata, telaga pesona Tempat tercurahnya air kagum dari segala indera perasa Bila teduhmu masih berlaku, andai tangan itu masih lembut membelai inginku, kan kutambatkan selayar cinta ini di dermaga hatimu. Agar mantra cinta dalam secangkir kopi malam yang lampau itu, benar-benar  menjadi sekata nyata di dalam batu beraniku. Duhai, jiwa teduhku Mari aduk kembali kopi harap kita malam ini Bersama rengkuh nikmat di tiap tegukan Kita, tak perlu lagi mantra Karena selayar cinta telah menepi dermaga Cukup rasakan hangat yang menjalar di sekujur raga Maka lidah yang kelu akan menc...