Posts
6 Aturan dalam Penulisan Dialog
- Get link
- X
- Other Apps
Apa yang kita cari dalam sebuah cerpen atau novel? Kisah yang menarik, mungkin. Namun apakah menarik jika penulisannya kacau-balau? Saya pribadi, tidak, karena kisah yang menarik jika tidak didukung dengan penulisan yang baik dan benar, tidak akan membuat kisah tersebut jadi menarik. Begitu pula dengan narasi dan dialog. Keduanya harus seimbang dan tentu saja harus menggunakan kaidah kepenulisan yang baik dan benar. Kali ini secara praktis akan saya kupas mengenai seputar kepenulisan, khususnya tentang dialog. Dialog menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah percakapan (dalam sandiwara, cerita, dan sebagainya) atau karya tulis yang disajikan dalam bentuk percakapan antara dua tokoh atau lebih. Dialog sering kita temui dalam cerita pendek ataupun novel. Tujuannya adalah untuk membuat sebuah karya dan cerita menjadi hidup. Tanpa dialog rasanya bagai sayur tanpa garam. Pasti akan sangat membosankan, apalagi kalau narasi tidak dikemas secara apik. Dijamin orang yang membaca a...
Selayar Mantra Cinta
- Get link
- X
- Other Apps
Selayar Mantra Cinta Duhai jiwa yang teduhnya mengalahkan rindangnya akasia. Yang pancaran auranya menyejukkan pandangan mata. Yang tenangnya setenang air dalam telaga. "Adakah pesonamu masih kau tujukan untukku?" tanyamu. Sebilangan ranting sunyi yang meniti di kedalaman hati dan sejumlah batu resah yang telanjur basah. Demi apa kau tanya itu? Adakah kau tahu? Kaulah pesona itu Wujud nyata, telaga pesona Tempat tercurahnya air kagum dari segala indera perasa Bila teduhmu masih berlaku, andai tangan itu masih lembut membelai inginku, kan kutambatkan selayar cinta ini di dermaga hatimu. Agar mantra cinta dalam secangkir kopi malam yang lampau itu, benar-benar menjadi sekata nyata di dalam batu beraniku. Duhai, jiwa teduhku Mari aduk kembali kopi harap kita malam ini Bersama rengkuh nikmat di tiap tegukan Kita, tak perlu lagi mantra Karena selayar cinta telah menepi dermaga Cukup rasakan hangat yang menjalar di sekujur raga Maka lidah yang kelu akan menc...
Cinta tanpa Mantra Cinta
- Get link
- X
- Other Apps
Cinta tanpa Mantra Cinta Oleh Ikhlas Aku duduk di ubin malam sejak senja meninggalkan lahan hingga dingin menghias kelam. Kembali mengeja isi hati yang memucuk beku di tiap helainya, kaku di seubun-ubun rindu yang paling komunal dari ujung akarnya. Hingga membias bebal di seluruh rongga yang lihai mendamba cinta tanpa fasih membaca mantra. Kuseruput kopi dari cangkir harap yang telanjur degap. Namun panasnya tak mampu memuai segala ucap yang terpasung bisu di urat-urat pengecap. Sedangkan remah-remah biskuit kemarin sore tak sudi lagi kulahap, karena angin malam telah memangsa renyah, menjelma omong kosong yang terlampau lembap. Aku tahu, dirimu semu dan mendambamu hanya berujung sakit. Namun, aku tak mampu bangkit dari desak-desak angan yang menghimpit. Biarlah, biarlah kekata pikat hanya dalam sekat tanpa suara maupun surat. Meski elegi kebasahan tak pernah berhenti menyayat-nyayat. Biarlah, aksara rindu hanya dalam alinea pilu. Meski derunya tak pernah berhenti menggebu. ...